Muslim Are Not Terorist

 

Baru-baru ini, Bang Habib Rizieq, Imam Besar FPI mendapatkan penghargaan anugerah Man Of The Year 2016 dari Komunitas Tionghoa; yaitu dari Muslim Tionghoa Indonesia (Musti) pimpinan Jusuf Hamka dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) pimpinan Lieus Sungkarisma.

Banyak kalangan Tionghoa mengatakan penghargaan itu TIDAK PANTAS DIBERIKAN dengan berbagai alasan negatif. Tidak sedikit juga kalangan Tionghoa yang mengatakan Bang Habib Rizeq PANTAS mendapat anugerah Man Of The Year dari Warga Negara Indonesia Tionghoa.

Menurut saya, penghargaan itu SANGAT PANTAS DIBERIKAN. Tentu dengan berbagai alasan positif, bukan?

Salah satunya, BERHASIL MENJAGA demo 411 dan unjuk rasa 212 dalam keadaan kondusif TIDAK ANARKIS. Kita bersama dapat menyaksikan barisan Anggota FPI pasang badan di depan barisan Polisi untuk menahan tindakan ANARKIS yang dilakukan kelompok HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) yang MENGHENDAKI REVOLUSI terhadap Pemerintahan yang sah di depan Istana Presiden pada Demo tanggal 04 November 2016 lalu.

Anda bisa bayangkan sendiri kalau Demo 411 itu tidak dapat di-antisipasi dan berujung tindakan anarkis di seantreo DKI Jakarta, Apa yang akan terjadi? Tidak mustahil Tragedi Mei 1998 akan terulang, yang kali ini diakibatkan yang berembel nama Muslim dan Islam, bukan? Bang Habib Rizeq SANGAT PAHAM hal ini… bersama Anggota FPI dan seluruh Umat Islam yang CINTA DAMAI, CINTA NKRI… berupaya berjuang MENGHALAU TUJUAN REVOLUSI yang akan membonceng Demo Umat Islam 411 dan MERUSAK CITRA Umat Islam di Indonesia dan di mata dunia.

Sebagai catatan penting, bahwa Komunitas Tionghoa dari Muslim Tionghoa Indonesia (Musti) pimpinan Jusuf Hamka dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) pimpinan Lieus Sungkarisma; juga ikut dalam Demo 411.

Dan bertepatan tanggal itu ada satu pasangan Pengantin Tionghoa Kristen yang akan melangsungkan Pemberkatan Pernikahan di Gereja Katedral yang terletak si sebelah Mesjid Istiqlal. Langsung umat Islam yang berdemo di tempat itu MEMBUKA JALAN bagi rombongan pasangan pengantin, MENGAWAL KEAMANAN Pemberkatan Pernikahan itu sampai selesai dan mengantar rombongonan kembali, keluar dari kerumunan demo dengan tertib dan aman serta damai.

Oh iya… walau terlambat, saya mengucapkan Selamat Berbahagia menempuh hidup baru dalam Kristus bagi pasangan PALING BERSEJARAH ini Andreas Gunawan dan Wiwi Margaretta. Kesehatan, Keselamatan dan Keberhasilan dalam Damai Sejahtera dan Sukacita menyertai anda berdua dan seluruh keluarga anda.

Kemudian pada demo berikutnya tanggal 02 Desember 2016, Bang Habib Rizieq juga SANGAT PAHAM demo ini akan ditunggangi oleh pihak-pihak yang BERKEINGINAN melakukan MAKAR menggulingkan pemerintahan yang sah. Oleh sebab itu, demo diubah menjadi AKSI SUPER DAMAI 212

Aksi SUPER DAMAI 212 menjadi TUJUAN UTAMA Umat Islam yang mengadakan unjuk rasa dan Sholat Jum’at berjamaah di lapangan Tugu Monas. Dengan demikian, OKNUM-OKNUM YANG BERTUJUAN MAKAR tidak punya kesempatan memboncong Aksi Umat Islam ini.

Terbukti, pada malam sebelum Aksi SUPER DAMAI 212 dan sesudahnya, Polri menangkap belasan orang yang DIDUGA sebagai aktor-aktor yang AKAN MELAKUKAN MAKAR

Dengan demikian, anda menudingkan hal-hal negatif kepada Bang Habib Rizieq? Anda masih waras-kah?

Tau gak? Seberapa BERATNYA Bang Habib Rizieq menanggung beban memimpin jutaan umat (dalam Demo 411 dan Aksi Super Damai 212) dan MENJAGANYA agar TIDAK DAPAT DITUNGGANGI oleh kepentingan oknum-oknum yang MENGHENDAKI REVOLUSI dan MAKAR terhadap pemerintahan yang sah?

Saudara-saudara dan handai tulanku orang Tionghoa… mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat, ISI DAHULU OTAK ELU YANG KOSONG KELOMPONG, barulah banyak ngomong kalok mau menuding Bang Habib Rizieq untuk hal-hal negatif