Monthly Archives: December 2019

Arteta Targetkan Tiga Poin Lawan Chelsea

Arteta Targetkan Tiga Poin Lawan Chelsea

Pertandingan sulit telah menanti manajer baru Arsenal, Mikel Arteta di laga kedua dirinya membesut The Gunners. Usai gagal memenangi laga debutnya dalam laga Boxing Day melawan Bournemouth yang berakhir dengan skor imbang 1-1, kini Arteta harus memimpin timnya dalam pertandingan Derby London melawan Chelsea yang akan dihelat di Emirates Stadium Minggu malam WIB.

Meski tampil di markas sendiri, namun Arsenal tidak akan berstatus sebagai tim unggulan di pertandingan nanti mengingat posisi mereka yang cukup jauh di bawah Chelsea. Saat ini Meriam London hanya mampu menghuni posisi 11 klasemen sementara dengan mengantongi 24 poin. Sementara itu, The Blues saat ini masih bertengger di posisi empat besar klasemen sementara dengan memiliki jarak delapan poin dari Arsenal.

Meski terpaut hingga tujuh peringat dari Chelsea, namun Arteta terlihat optimis di pertandingan nanti dengan menargetkan poin penuh untuk timnya. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan tambahan tiga poin penuh akan benar-benar menjadi sesuatu yang sangat penting bagi timnya dan seluruh fans Arsenal. Kemenangan di laga derby diharapkan akan mampu mengembalikan kepercayaan seluruh fans Arsenal kepada timnya.

“Kami bertanding untuk semua fans dan mereka tentu berharap banyak dari kami. Semua pemain harus memberikan yang terbaik untuk bisa menghibur seluruh fans dan membuat mereka menjalani hidup yang lebih baik. Ketika kami berhasil memberikan kemenangan, maka mereka akan bahagia dan hal itu menjadikan hidup mereka menjadi sedikit lebih baik,” ungkap Arteta.

“Hal pertama yang harus saya lakukan adalah memberikan keyakinan kepada seluruh pemain, setelah itu baru saya bisa membuat para fans yakin kepada kami. Energi merupakan hal utama dalam hidup, sepakbola dan semua olahraga. Itu adalah tanggung jawab kami untuk bisa memberikan segalanya agar mencapai tujuan tersebut,” tambahnya.

Arsenal memang layak optimis karena akan tampil di hadapan para pendukung mereka. Akan tetapi, mereka tetap harus mewaspadai ledakan yang mungkin saja dihadirkan Chelsea di pertandingan nanti. Pasalnya, The Blues sendiri harus menelan kekalahan dari tamunya Southampton di laga Boxing Day sehingga mereka tentu menargetkan untuk bangkit di pertandingan melawan Arsenal ini.

Arrigo Sacchi Puji Perkembangan Luar Biasa Inter Milan

Arrigo Sacchi Puji Perkembangan Luar Biasa Inter Milan

Inter Milan mendapatkan pujian dari mantan pelatih rival mereka yakni Arrigo Sacchi. Seperti diketahui, Sacchi merupakan pelatih legendaris dari rival sekota Inter yakni AC Milan. Sacchi menilai bahwa Inter saat ini telah bangkit sejak kedatangan Antonio Conte awal musim ini setelah beberapa musim sebelumnya harus terpuruk.

Salah satu hal yang mendasari penilaian dari Sacchi itu datang ketika Inter berhasil meraup tiga angka penuh kala menghajar Genoa di pertandingan terakhir Liga Italia tahun ini dengan skor 4-0 di Giuseppe Meazza. La Beneamata sukses meraih kemenangan mudah atas Genoa meski harus tampil tanpa dua pemain andalan mereka yakni Lautaro Martinez serta Marcelo Brozovic yang menjalani skorsing.

Conte kembali menerapkan formasi andalannya di pertandingan itu yakni 3-5-2. Meski formasi ini sudah terbiasa diterapkan oleh Conte, namun saat melawan Genoa ada hal yang berbeda dari gaya permainan yang diterapkan oleh para pemain Inter. Sacchi melihat permainan Inter lebih agresif saat itu dengan lebih banyak melakukan umpan-umpan pendek serta melakukan pressing ketat setiap mereka kehilangan bola.

Formasi itu menuntut kerja keras dari dua sayap Inter yang dihuni oleh Antonio Candreva serta Cristiano Biraghi, namun kedua pemain itu nyatanya berhasil tampil sangat apik dalam menjalan tugas mereka. Setiap umpan yang dilepaskan oleh kedua pemain itu kepada Romelu Lukaku atau Sebastiano Esposito selalu menghadirkan ancaman ke gawang Genoa.

“Meski beberapa pemain kunci berhalangan tampil, namun Inter mampu meraih kemenangan dengan sangat nyaman dari Genoa. Inter benar-benar tampil sangat impresif akhir pekan lalu. Mereka mengalami kemajuan yang sangat nyata saat ini. Mereka bermain dengan formasi seperti biasa yakni 3-5-2, namun kali ini menerapkan gaya permainan yang jauh lebih menyerang. Ketiga bek Inter tampil sangat solid. Akan tetapi, pujian layak diberikan kepada Candreva dan Biraghi yang tampil sangat bagus di sektor sayap,” puji Sacchi.

“Saat melancarkan serangan, Inter memberikan kecepatan serta berupaya untuk terus mengalirkan bola ke depan. Mereka lebih banyak menekan dengan melakukan umpan-umpan pendek daripada melepaskan umpan-umpan panjang. Mereka memberikan jarak yang lebih pendek antar pemain dan bisa mengandalkan kekuatan yang dimiliki oleh penyerang tangguh mereka yakni Romelu Lukaku. Perkembangan yang benar-benar terlihat dari Inter adalah bagaimana mereka melancarkan tekanan yang membuat para pemain Genoa seperti kebingunan untuk menghentikan mereka,” tutupnya.

Ancelotti Resmi Terpilih Sebagai Manajer Baru Everton

Ancelotti Resmi Terpilih Sebagai Manajer Baru Everton

Klub Premier League, Everton akhirnya mengumumkan Carlo Ancelotti sebagai manajer anyar mereka untuk musim kompetisi 2019-2020 ini. Kabar mengenai perekrutan Ancelotti ini memang sudah berhembus sangat kencang usai mantan pelatih Chelsea itu didepak dari kursi manajer Napoli beberapa waktu yang lalu.

Klub asal Merseyside itu menjalin kontrak jangka panjang dengan Ancelotti atau tepatnya hingga empat setengah tahun ke depan. Dengan demikian, kontrak Ancelotti baru akan berakhir di tahun 2024 mendatang. Meski sudah dipastikan mengambil alih posisi manajer Everton, namun Ancelotti hanya berstatus sebagai penonton ketika The Toffees bermain imbang 0-0 ketika menjamu Arsenal Sabtu malam WIB. Pertandingan melawan The Gunners itu merupakan pertandingan terakhir bagi caretaker, Duncan Ferguson sebelum digantikan oleh Ancelotti nantinya.

Pelatih asal Italia itu baru akan secara resmi memimpin Everton saat menggelar sesi latihan pertama timnya pada hari Minggu 22 Desember 2019. Debut Ancelotti sebagai manajer Everton baru akan terjadi dalam laga Boxing Day kala timnya menjamu Burnley di Goodison Park pada tanggal 26 Desember nanti.

Direktur Sepakbola Everton, Marcel Brands menilai bahwa timnya telah membuat sebuah keputusan yang sangat tepat dengan merekrut Ancelotti sebagai manajer anyar saat ini. Brands melihat bahwa Ancelotti memiliki visi serta misi yang sama dengan apa yang dimiliki oleh Everton. Selain itu, Brans juga sangat yakin bahwa Ancelotti akan mampu membawa Everton mengakhiri musim ini dengan menghuni posisi terbaik di musim panas nanti.

“Kerjasama ini benar-benar merupakan sebuah keputusan yang sangat sempurna bagi kami. Dia memiliki visi yang sesuai dengan klub ini dan kami sangat percaya bahwa dengan kemampuan taktis serta antusiasmenya bergabung di Goodison Park akan bisa menghadirkan kesuksesan bagi dirinya. Ini sebuah keputusan yang jelas dan sangat menarik yang bisa dilakukan oleh dewan klub,” ungkap Brands melalui situs resmi Everton.

Ancelotti diberikan target untuk menghindarkan Everton dari ancaman degradasi musim ini setelah hanya mampu meraih 19 poin dari 18 pertandingan yang telah dilakoni. Saat ini Merseyside Biru hanya memiliki keunggulan empat poin dari penghuni zona akhir degradasi yang ditempati oleh Aston Villa.

Nagelsmann Tak Sabar Bersua Mourinho di Liga Champions

Nagelsmann Tak Sabar Bersua Mourinho di Liga Champions

Tottenham Hotspur disebut-sebut sebagai salah satu dari dua tim penghuni posisi runner-up grup yang mendapatkan lawan termudah di babak 16 besar Liga Champions. The Lilywhites terundi untuk berhadapan dengan wakil Jerman, Red Bull Leipzig yang sukses lolos sebagai pemuncak Grup G dengan menghadapi lawan-lawan yang dinilai memiliki kekuatan seimbang.

Akan tetapi, penilaian itu sejatinya tidak sepenuhnya benar. Jika melihat lebih jauh dari kekuatan Leipzig, maka hal itu bisa tergambar dengan jelas lewat status pemuncak klasemen sementara Bundesliga yang mereka miliki hingga pekan ke-15. Leipzig bahkan tercatat sebagai klub paling produktif lewat torehan 42 gol serta menjadi tim yang paling minim kebobolan dengan hanya 16 gol yang bersarang ke gawang mereka di ajang domestik.

Pencapaian sensasional Leipzig sejauh ini tak bisa dilepaskan dari andil juru taktik mereka yakni Julian Nagelsmann. Pelatih berusia 32 tahun itu kini mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan dirinya dengan menghadapi salah satu pelatih tersukses di daratan Eropa yakni Jose Mourinho yang kini membesut Spurs, lawan mereka di babak knockout nanti. Setelah mengetahui undian timnya, Nagelsmann mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar untuk beradu taktik dengan Mourinho di babak 16 besar nanti.

“Tottenham akan menjadi lawan yang bagus dan menjadi pertandingan yang menarik bagi kami. Spurs merupakan salah satu klub besar Eropa saat ini dengan bermarkas di kota yang fantastis. Mereka juga memiliki pemain-pemain hebat dengan banyak pengalaman. Laga nanti tentu tidak akan mudah bagi kami, namun saya kira kami semua sudah tidak sabar untuk melawan mereka terutama ketika bermain di Tottenham Hotspur Stadium,” ungkap Julian Nagelsmann.

“Spurs saat ini dilatih oleh pelatih dengan standar kelas dunia dalam diri Jose Mourinho. Jadi kami harus bisa menikmati pertandingan nanti dan berupaya untuk memberikan performa terbaik kami dalam dua leg menghadapi mereka,” pungkasnya.

Spurs yang musim lalu berhasil melaju hingga ke partai puncak Liga Champions tentu menjadi tim yang lebih diunggulkan di pertandingan ini. Meski demikian, Mourinho harus bisa segera menghilangkan trauma yang dimiliki oleh pemain Spurs saat melawan klub asal Jerman. Pasalnya, dalam pertandingan fase grup yang berlangsung di London menghadapi Bayer Munich, Spurs harus menanggung malu di depan pendukung setia mereka setelah dihancurkan oleh The Bavarian dengan skor telak 2-7 sebelum kedatangan Mourinho sebagai pelatih mereka.

Liverpool Beri Klopp Kontrak Jangka Panjang

Liverpool Beri Klopp Kontrak Jangka Panjang

Liverpool memberikan kabar gembira kepada seluruh fans mereka setelah mengabarkan kesepakatan kontrak baru dengan pelatih Jurgen Klopp yang disampaikan melalui laman resmi mereka. The Reds mengikat pelatih asal Jerman itu dengan kontrak jangka panjang hingga tahun 2024 mendatang.

Keputusan Liverpool untuk memperpanjang kontrak Klopp bukannya tanpa alasan. Sejak kedatangan Klopp di tahun 2015 silam, The Reds terlihat mulai bangkit dan kembali menjadi salah satu tim yang disegani di daratan Eropa. Puncak kesuksesan Klopp lantas terlihat jelas musim lalu ketika dirinya berhasil memimpin timnya meraih gelar juara Liga Champions.

Selain mampu tampil impresif dan keluar sebagai juara di ajang Liga Champions, Klopp juga mampu membawa timnya bersaing di ajang domestik. Liverpool terlihat menunjukkan performa konsisten di ajang Premier League untuk bersaing meraih gelar juara liga. Akan tetapi, pada akhirnya klub yang bermarkas di Anfield tersebut harus mengakui keunggulan dari Manchester City dengan selisih satu poin.

Kontrak baru yang diberikan oleh Liverpool ini juga mendapatkan sambutan baik dari Klopp. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menilai bahwa kesepakatan ini seakan menjadi bukti akan pencapaian yang telah ia raih bersama Liverpool selama ini.

“Secara pribadi saya menilai bahwa kesepakatan ini merupakan wujud dari sebuah niat. Sebuah bukti akan sebuah pencapaian yang telah saya dan tim ini raih selama beberapa musim terakhir,” ungkap Klopp.

Performa impresif The Reds juga terus berlanjut hingga musim ini. Saat ini tim asal Merseyside itu menjadi kandidat utama peraih gelar Premier League musim 2019-2020 setelah berhasil duduk nyaman di puncak klasemen sementara. Liverpool bahkan menggenggam keunggulan hingga 12 poin dari rival terdekat mereka yakni Leicester City yang saat ini menghuni posisi runner-up klasemen sementara.

Selain dominan di ajang domestik, Liverpool juga masih bersaing di ajang Liga Champions musim ini. Tengah pekan lalu Liverpool sukses mengunci status sebagai juara Grup E usai mengandaskan perlawanan dari Red Bull Salzburg dalam pertandingan terakhir fase grup di markas lawan. Jika melihat kesuksesan yang diraih oleh The Reds dalam dua musim terakhir, maka sangat wajar jika pihak klub berupaya untuk terus mempertahankan Klopp dan kesepakatan kontrak baru ini tentu juga disambut gembira oleh seluruh fans Liverpool.

Tarif Parkir di Mall Mahal, Parkir Liar Menjadi Solusi

Semakin berkembang nya jaman, semakin banyak juga gedung-gedung baru yang di bangun, salah satunya adalah mall. Bisa kita lihat kalau di negara Indonesia terdapat banyak mall besar, Bisa di katakan di setiap kota besar pasti terdapat mall yang jumlah nya tidak hanya satu.

Namun herannya semakin banyak nya mall yang di bangun, mall yang sudah lama di bangun juga tidak terlihat sepi, malahan orang yang berkunjung juga semakin banyak, apalagi di hari libur seperti weekend atau libur nasional.

Di hari weekend atau libur nasional pastinya banyak orang yang juga ikut libur kerja, kemudian yang namanya hari libur orang juga berpikiran untuk liburan seperti jalan- jalan ke mall untuk menghabiskan waktu liburannya.

Namun saat menghabiskan waktu liburan di mall, bagi pengunjung yang membawa kendaraan sendiri sering mengeluh kesah saat mau masuk ke mall, mencari parkiran di mall dan yang paling banyak adalah tarif biaya parkir yang mahal.

Kenapa tarif parkir bisa mahal? karena tarif parkiran di mall dihitung per jam. Untuk menghabiskan waktu liburan pastinya orang yang berkunjung juga tidak hanya 1 sampai 2 jam, ada juga yang bisa berkunjung dari pagi hingga malam di mall untuk menghabiskan waktu liburannya yang membuat tarif parkir membengkak.

Karena mahalnya tarif parkir di mall membuat orang yang membawa kendaraan sendiri ke mall menjadi terpikirkan untuk parkir di samping jalan dekat mall atau parkir liar. Parkir liar menjadi solusi banyak orang karena biaya yang di keluarkan lebih murah dan saat mau keluar dari mall juga tidak perlu antri lama, resiko parkir liar memang lebih besar di bandingkan parkir di mall, tetapi karena tarifnya yang mahal banyak orang lebih memilih untuk parkir liar.

Padahal seperti yang kita ketahui kalau parkir liar akan membuat ruas jalan menjadi lebih sempit yang akhirnya pengendara lain menjadi tidak bisa cepat sangat mengendara dan hal yang paling fatal adalah membuat jalanan menjadi macet. Kemudian waktu liburan pengendara yang terkena macet akhir nya terbuang sia-sia di jalanan saja.